Program edukasi terpadu di sekolah berbasis asrama untuk pencegahan anemia pada remaja putri

Authors

  • Silvia Dewi Styaningrum S-1 Gizi UNRIYO
  • Zenni Puspitarini S-1 Keperawatan UNRIYO
  • Siska Puspita Sari S-1 Gizi UNRIYO

DOI:

https://doi.org/10.35842/ilgi.v3i2.176

Keywords:

edukasi terpadu, sekolah berbasis asrama, remaja putri, anemia

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius saat ini karena menjadi rantai penyebab masalah gizi pada generasi mendatang. Edukasi mengenai anemia tidak hanya dibutuhkan oleh remaja putri, tetapi juga jejaring di sekelilingnya agar dapat berperan bersama dalam mencegah anemia. Edukasi terpadu yang melibatkan jejaring di sekitar remaja putri diharapkan mampu mencegah anemia pada remaja putri di sekolah berbasis asrama secara efektif. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi terpadu terhadap kadar hemoglobin darah remaja putri di sekolah berbasis asrama. Metode: Penelitian pre eksperimental dengan rancangan one grup pretest-posttest. Sebanyak 66 siswi boarding school di SMPIT LHI Yogyakarta menjadi sampel penelitian (purposive sampling). Darah diambil melalui pembuluh kapiler dan kadar hemoglobin diperiksa menggunakan rapid test sebelum dan sesudah intervensi berupa edukasi. Edukasi diberikan secara terpisah kepada semua sasaran yang meliputi siswi, guru, pendamping asrama, orangtua, dan petugas dapur. Uji hipotesis menggunakan paired t-test. Hasil: Pemeriksaan kadar hemoglobin sebelum intervensi edukasi menunjukkan bahwa delapan dari 66 remaja putri terdeteksi anemia, rerata kadar hemoglobin13,8 g/dl. Pemeriksaan kadar hemoglobin sesudah intervensi edukasi menunjukkan bahwa lima dari 66 remaja putri terdeteksi anemia, rerata kadar hemoglobin 14,4 g/dl. Uji hipotesis menggunakan paired t-test menunjukkan ada beda kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi (p<0,05). Kesimpulan: Intervensi berupa edukasi terpadu di sekolah berbasis asrama memberikan pengaruh pada peningkatan kadar hemoglobin remaja putri.

References

Patimah S. Gizi remaja putri plus 1000 hari pertama kehidupan [Internet]. Bandung: Refika Aditama; 2017 [cited 2019 Mar 11]. Available from: https://refika.co.id/kesehatan-kedokteran/376-gizi-remaja-putri-plus-1000-hari-pertama-kehidupan.html

Sudargo T, Aristasari T, ’Afifah A. 1.000 Hari pertama kehidupan [Internet]. 2016 [cited 2019 Mar 11]. Available from: https://ugmpress.ugm.ac.id/id/product/kedokteran-umum/1000-hari-pertama-kehidupan

Kementrian Kesehatan RI. Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur. Jakarta; 2016.

Kementrian Kesehatan RI. Riset kesehatan dasar 2013 [Internet]. Jakarta; 2013 [cited 2019 Mar 11]. Available from: http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil Riskesdas 2013.pdf

Dinas Kesehatan Propinsi DIY. Evaluasi anemia pada remaja di DIY. Yogyakarta; 2018.

Setyowati ND, Riyanti E, Indraswari R. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku makan remaja putri dalam pencegahan anemia di wilayah kerja Puskesmas Ngemplak Simongan. J Kesehat Masy [Internet]. 2017;5:1042–53. Available from: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm

Yusintha AN, Adriyanto. Hubungan antara perilaku makan dan citra tubuh dengan status gizi remaja putri usia 15-18 tahun. J Amerta Nutr. 2018;2(2):147–54.

Kementrian Kesehatan RI. Buku saku pemantauan status gizi (PSG) tahun 2017 [Internet]. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI; 2018 [cited 2019 Mar 11]. Available from: http://www.kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Buku-Saku-Nasional-PSG-2017_975.pdf

BKKBN, BPS, Kemenkes, Measure DHS, ICF International. Survei demografi dan kesehatan indonesia 2012; Kesehatan Reproduksi Remaja [Internet]. Jakarta; 2013 [cited 2019 Mar 11]. Available from: www.measuredhs.com.

Zulaekah S. Peran pendidikan gizi komprehensif untuk mengatasi masalah anemia di Indonesia. J Kesehat [Internet]. 2009 [cited 2019 Mar 11];2 No 2 Des:169–78. Available from: https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/2085/8.pdf?sequence=1

García-Casal MN, Landaeta-Jiménez M, Puche R, Leets I, Carvajal Z, Patiño E, et al. A Program of nutritional education in schools reduced the prevalence of iron deficiency in students. Anemia [Internet]. Hindawi; 2011 Apr 6 [cited 2019 Apr 23];2011:284050. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21547083

Listiana A. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia gizi besi pada remaja putri di SMKN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah. J Kesehat. 2016;VII(3):455–69.

Yuniarti, Rusmilawaty, Tunggal T. Hubungan antara kepatuhan minum tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di MA Darul Imad Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar. J Publ Kesehat Masy. 2015;2(1):31–6.

Putri RD, Simanjuntak BY, Kusdalinah. Pengetahuan gizi, pola makan, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia remaja putri. J Kesehat. 2017;VIII(3):404–9.

Masthalina H, Laraeni Y, Putri DY. Pola konsumsi (faktor inhibitor dan enhancer Fe) terhadap status anemia remaja putri. J Kesehat Masy. 2015;11(1):80–6.

Marina, Indriasari R, Jafar N. Komsumsi tanin dan fitat sebagai determinan penyebab anemia pada remaja putri di SMA Negeri10 Makassar. J Media Kesehat Masy Indones. 2015;11(1):50–8.

Aritonang I. Merubah perilaku untuk hidup sehat; teori dan praktik upaya preventif-promotif dalam mewujudkan GERNAS perbaikan gizi dan PHBS. Yogyakarta: Leutikabooks; 2014.

Fikawati, Syafiq, Veratamala. Gizi anak dan remaja. Depok: Raja Grafindo Persada; 2017.

Dieny D. Gizi prakonsepsi. Jakarta: Bumi Medika; 2019.

Dieny. Permasalahan gizi pada remaja putri. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2014.

Sudargo. Defisiensi yodium, zat besi, dan kecerdasan. Yogyakarta: Gadjah Mada Univercity Press; 2014.

Pratama IY, Sinaga JL, Erina H, Ompusunggu S. Korelasi antara kadar hemoglobin dengan tingkat konsentrasi pada mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen Medan. Nommensen J Med. 2017;3(2):58–62.

Silalahio V, Aritonang E, Ashar T. Potensi pendidikan gizi dalam meningkatkan asupan gizi pada remaja putri yang anemia di Kota Medan. J Kesehat Masy [Internet]. 2016 Feb 25 [cited 2019 Mar 11];11(2):295. Available from: http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas/article/view/4113

Zulaekah S. Pendidikan gizi dengan media booklet terhadap pengetahuan gizi. KEMAS J Kesehat Masy [Internet]. 2012 Jan 12 [cited 2019 Mar 11];7(2):127–33. Available from: https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas/article/view/2808

Downloads

Published

2020-02-24

Issue

Section

Articles