Efek antibakteri ekstrak buah kersen (Muntingia calabura L.) terhadap bakteri Escherichia Coli dan Lactobacillus bulgaricus secara in vitro

Authors

  • Yudi Saosa Pranata Surapati Program Studi Gizi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta
  • Puspita Mardika Sari Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien Program Profesi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.35842/ilgi.v9i1.722

Keywords:

antibakteri, muntingia calabura L, resistensi antibiotik

Abstract

Latar Belakang: Penyakit infeksi saluran cerna seperti diare dan tifoid masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama di negara berkembang yang diperparah oleh tingginya kasus resistensi antibiotik. Pemanfaatan tanaman herbal seperti buah kersen (Muntingia calabura L.) sebagai agen antibakteri alami menjadi alternatif yang potensial, namun penelitian terhadap pengaruhnya baik pada bakteri patogen maupun bakteri komensal masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek antibakteri ekstrak buah kersen (Muntingia calabura L.) terhadap Escherichia coli dan Lactobacillus bulgaricus secara in vitro. Metode: Penelitian ini merupakan studi laboratoris menggunakan metode difusi cakram dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), melibatkan dua konsentrasi ekstrak buah kersen (50% dan 100%). Hasil: Dari hasil uji diperoleh diameter zona hambat paling besar yang dihasilkan yaitu pada konsentrasi 100% kemudian 50% dengan bakteri L.bulgaricus sebagai bakteri yang paling sensitif. Kesimpulan: Ekstrak buah kersen memiliki efek antibakteri terhadap E. coli dan L. bulgaricus, dengan efek antibakteri lebih tinggi terhadap L. bulgaricus.

References

Widyarani, L., Fathonah, S., Utami, M. P. S., Susanti, B. A. D., & Pratiwi, E.. (2024). Buku ilmu dasar keperawatan 2023/2024. Penerbit Stikes Notokusumo : Yogyakarta.

Kesumawati, K., Mulyadi, H., & Fathia, M.. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap bakteri Staphyloccoccus aureus. Journal of Healthcare Technology and Medicine. (2022)8,(1),1-10.

Imara, F.. Salmonella typhi bakteri penyebab demam tifoid. In Prosiding Seminar Nasional Biologi. (2020),6,1,1-5).

Popa, G. L., & Papa, M. I.. Salmonella spp. infection-a continuous threat worldwide. Germs.(2021) 11,(1), 88.

Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Typhoid and paratyphoid fever. CDC. Diakses pada tanggal 12 Februari 2025 dari https://wwwnc.cdc.gov/travel/yellowbook/2024/infections-diseases/typhoid-and-paratyphoid-fever

World Health Organization. (2023, November 21). Antimicrobial resistance. diakses pada 12 Oktober 2024, dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/antimicrobial-resistance

Hartati, S., & Elviani, Y. Faktor resiko terhadap kejadian diare pada balita diwilayah werja puskesmas pulau pinang kabupaten lahat tahun 2022. Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran, (2023), 2(1), 40-49.

Asda, P., & Sekarwati, N.. Perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan kejadian penyakit infeksi dalam keluarga di wilayah desa Donoharjo kabupaten Sleman. Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar.(2020), (01), 1-6.

World Health Organization. Kematian akibat AMR diperkirakan capai 10 juta orang pada 2050, Kemenkes dan WHO launching strategi nasional. (2024, 20 Agustus).Diakses pada 13 November 2024, dari https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/20-08-2024-deaths-due-to-amr-estimated-to-reach-10-million-people-by-2050--ministry-of-health-and-who-launch-national-strategy

Pambudi RS, Utari BND. Tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik pada mahasiswa kesehatan Universitas Sahid Surakarta. Jurnal Dunia Farm. (2020). 4(3):149-156.

Kusumo, P. D. Keseimbangan mikrobiota saluran cerna pada anak stunting. Majalah Kedokteran UKI. (2023). 39(1), 23-29.

Dewi, A. S., Atifah, Y., Farma, S. A., Yuniarti, E., & Fadhilla, R. The importance of consuming probiotics for the digestive tract and its relation to the human immune system. SemnasBio.(2021), 1,(23), 149-156.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Potensi Obat herbal indonesia. (2020, 19 Februari).Diakses pada 12 Oktober 2024, dari https://www.pom.go.id/siaran-pers/potensi-obat-herbal-indonesia

Kurniasih, T. R., & Juwita, F. I. The use of herbal medicine among sleman residents during COVID-19 pandemic. International Journal of Multidisciplinary Research and Publications, (2021), 4(5), 78-81.

Puspitasari, A. D., & Wulandari, R. L. Aktivitas antioksidan dan penetapan kadar flavonoid total ekstrak etil asetat daun kersen (Muntingia calabura). Jurnal Pharmascience, (2017). 4(2), 167–175

Andareto, O. Apotik herbal di sekitar anda: buku yang memuat jenis-jenis daun herbal, serta jenis penyakit apa saja yang dapat disembuhkannya. Lembar Langit Indonesia. (2015). 54-57.

Molina, N. L. Uji aktivitas antibakteri ekstrak buah kersen (Muntingia calabura L.) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi secara in vitro. JBIOEDRA: Jurnal Pendidikan Biologi, (2023), 1-13.

Melanty, M.B. Daya antibakteri ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) Terhadap pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus secara in vitro. Departemen Biomedis KG Dokter Gigi. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2014).

Rahmawati, E., & Suhartatik, N.. Kadar protein, pH dan jumlah bakteri asam laktat yoghurt susu sapi dengan variasi penambahan sari daun kelor dan lama fermentasi yang berbeda (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta). (2015), 1-13

Rustanti, N., Nuryanto, N., & Fajarini, T. Total bakteri asam laktat, aktivitas antioksidatif, dan daya terima yoghurt herbal sinbiotik jelly drink dengan penambahan ekstrak daun salam. Jurnal Gizi, (2017,6(2), 1-13

Sarmira, M., Purwanti, S., & Yuliati, F. N. Aktivitas antibakteri ekstrak daun oregano terhadap bakteri Escherichia coli dan Stapylococcus aureus sebagai alternatif feed additive unggas. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran. (2021). 21(1), 40-49.

Hatur Rahmah, M. Identifikasi kandungan fenolik pada ekstrak maserasi bertingkat dari daun segar dan daun kering tanaman kersen (Muntingia calabura). BIOMA: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya. (2024). 6,(1), 94-104.

Sowjanya, M., Srinivasulu, L., Lakshmi, B. K. M., Venkatrayulu, C., & Sainath, S. B. Phytochemical analysis and antimicrobial activity of Muntingia calabura. Journal of Chemical Health Risks, (2023). 13(4)

Pramono, V. J., & Santosa, R. Effect of keren fruit extract (Muntingia calabura) on blood glucose levels of rats (Rattus novergicus) which induced by Streptozotocin (STZ). Jurnal Sain Veteriner, (2014).

Nur, S., Aswad, M., Yulianty, R., Burhan, A., & Johanes, W. Profil Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Buah Kersen (Muntingia calabura L.) dengan Metode TAC dan CUPRAC. J Pharm Sci, (2022), 1(80).

Silviani, D., Marliyati, S. A., & Kustiyah, L. Pengaruh pemanfaatan tepung buah kersen (Muntingia calabura L.) dan substitusi gula terhadap kandungan gizi, antioksidan dan organoleptik biskuit. Jurnal Media Gizi Indonesia.(2022).17,(1), 33-42.

Mutammimah, S., Supriyanto, S., & Mu’tamar, M. F. F. Aktivitas antioksidan dan antibakteri ekstrak daun kersen (Muntingia Calabura L) dengan metode microwave assisted extraction. Jurnal Rekayasa. (2022). (1), 21-28.

Singh, S., Singh, S. K., Chowdhury, I., & Singh, R. Understanding the mechanism of bacterial biofilms resistance to antimicrobial agents. The open microbiology journal. (2017), 11, 53

Rustanti, N., Nuryanto, N., & Fajarini, T. Total bakteri asam laktat, aktivitas antioksidatif, dan daya terima yoghurt herbal sinbiotik jelly drink dengan penambahan ekstrak daun salam. Jurnal Gizi, (2017),6(2).

Irianto, Koes. (2012). Buku mikrobiologi menguak dunia mikroorganisme. Bandung : Penerbit Yrama Widya.

Prochnow, A., Clauson, M., Hong, J., & Murphy, A. B. Gram positive and gram negative bacteria differ in their sensitivity to cold plasma. Jurnal Scientific reports, 6. (2016). 6:38610.

Hamida, F., Mifturopah, A., Wahidin, W., & Fahrudin, F. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% biji kecapi (Sandoricum koetjape (Burm. f.) Merr.) terhadap Propionibacterium acnes dan Escherichia coli. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), (2022). 19, 02, 194-205

Górniak, I., Bartoszewski, R., & Króliczewski, J. Comprehensive review of antimicrobial activities of plant flavonoids. Phytochemistry reviews. 18, (2019). 241-272.

Radulovic, N. S., Blagojevic, P. D., Stojanovic-Radic, Z. Z., & Stojanovic, N. M. Antimicrobial plant metabolites: structural diversity and mechanism of action. Current medicinal chemistry. (2013). 20(7). 932-952.

Alouw, G., Fatimawali, F., & Lebang, J. S. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa dengan metode difusi sumuran. Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ). (2022). (1), 36-44.

Sharma. Efflux pump inhibitor for bacterial pathogen : From bench to beside. Indian Journal of Medical Research. (2019). 129-145

Yuliati. Uji efektivitas larutan madu sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan S. aureus dan P. aeruginosae. J Profesi Med. 2017. 11(1):10–22.

Jawetz M, Brooks GF, Butel JS, Carroll KC, Morse SA, & Adelberg’s Medical Microbiology, 24th ED. USA : Mc. Graw Hill. (2007). 7-224

Junita, S., & Mustakim, A. Review Artikel Studi: potensi probiotik bakteri asam laktat dalam meningkatkan saluran pencernaan. Jurnal Studi Multidisipliner. (2024). 8 (11), 110-114.

Stephanie L, I., & Sharareh, H. Evaluation of sensory properties of probiotic yogurt containing food products with prebiotic Fibresin Mwanza, Tanzania. Food and Nutrition Sciences. (2011). 2, 434-439

Kusumo, P. D. Keseimbangan mikrobiota saluran cerna pada anak stunting. Majalah Kedokteran UKI. (2023). 39 (1). 23-29.

Sirait. S.P. Isolasi dan identifikasi dari buah kersen. Jurnal Warta Akab, 44 (2020). 93-98.

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles