Hubungan pengetahuan konsumsi junk food dengan kejadian hiperkolesterolemia pada mahasiswa gizi Universitas Respati Yogyakarta

Authors

  • Reni Nur Handayani Program Studi Gizi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta
  • Desty Ervira Puspaningtyas Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien Program Profesi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.35842/ilgi.v9i1.721

Keywords:

hiperkolesterolemia, junk food, mahasiswa, pengetahuan

Abstract

Latar Belakang: Sebanyak 45% orang mengalami hiperkolesterolemia dengan sekitar 30% kasus terjadi di Asia Tenggara, khususnya pada remaja hingga dewasa awal. Konsumsi junk food menjadi salah satu penanda buruknya pola makan dan dapat meningkatkan kadar kolesterol. Pengetahuan gizi yang baik penting untuk mendorong pola makan sehat dan pencegahan hiperkolesterolemia. Tujuan: mengetahui hubungan antara pengetahuan dan tingkat konsumsi junk food dengan kejadian hiperkolesterolemia. Metode: Kajian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional melibatkan 82 mahasiswa yang diambil secara proportional stratified random sampling dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Data pengetahuan gizi dan konsumsi junk food diambil melalui wawancara, sementara data kadar kolesterol diambil melalui pengukuran kolesterol darah perifer. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dengan tingkat konsumsi junk food (p=0,043). Responden dengan pengetahuan kurang seluruhnya mengonsumsi junk food secara sering, sedangkan responden dengan pengetahuan baik lebih bervariasi. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat konsumsi junk food dengan kejadian hiperkolesterolemia (p<0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tingkat konsumsi junk food dan tingkat konsumsi junk food dengan kejadian hiperkolesterolemia.

References

Dwi F, Melati P, and Widiany FL, Asupan lemak jenuh dengan kadar lipoprotein pada kelompok lanjut usia kolesterol. J. Nutr. 2021; 23(1): 44–51.doi: 10.29238/jnutri.v23i1.205, 2021.

Abdullah RL, Khadafi M. Hubungan lingkar pinggang dan tinggi badan terhadap nilai kolesterol pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Fak. Kedokt. Univ. Muhammadiyah Sumatera Utara, 2022; 5(3): 11–19.

Alfitha RN, Dahlia, Wiriansya EP, Rahmawati, Indarwati RP. Pengaruh terapi bekam terhadap kadar kolesterol total pada pasien hiperkolesterolemia di Klinik Hamdalah Makassar. J. Mhs. Kedokt. 2023; 3(8): 2808–9146.

Harini IM, Gumilas NSA, Nafiisah, Silva GD, and Tamad FST. Edukasi pencegahan hiperkolesterolemia dan komplikasinya pada peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Purwokerto Timur. Linggamas Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2024; 2(1): 49–60.

Yuningrum H, Rahmuniyati ME, and Lende TDP. Konsumsi gorengan dan asupan kolesterol berhubungan dengan kejadian hiperkolesterolemia pada mahasiswa. J. Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 2022; 9(2): 98. doi: 10.29406/jkmk.v9i2.3911.

Djuwita R. Asupan gizi dan kadar low density lipoprotein kolesterol darah pada kalangan eksekutif. Kesmas Natl. Public Heal. J. 2013; 8(2): 72. doi: 10.21109/kesmas.v8i2.346.

Muliani U, Sumardilah DS, and Lupiana M. Asupan gizi dan pengetahuan dengan status gizi remaja putri. Cendekia Med. J. Stikes Al-Ma`arif Baturaja. 2023; 8(1): 35–42. doi: 10.52235/cendekiamedika.v8i1.202.

Ningrum WDR, Bacmid S, and Wantono. Kajian manajemen risiko pekerjaan pemasangan u-ditch terhadap waktu dan biaya. Jurnal Teslink: Teknik Sipil dan Lingkungan. 2025; 6141: 281–293.

Rachmayani AN et al., Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hiyatullah Jakarta; 2022.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta; 2012.

Arisandi Y. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan siap saji pada remaja., J. ’Aisyiyah Med., 2023; 8(2): 70–77. [Online]. Available: https://doi.org/10.36729/jam.v8i1.

Simpatik RH, Purwaningtyas DR, and Dhanny DR. Hubungan kualitas tidur, tingkat stres, dan konsumsi junk food dengan gizi lebih pada remaja As-syafi’iyah 02 Jatiwaringin. Muhammadiyah J. Nutr. Food Sci. 2023; 4(1): 46. doi: 10.24853/mjnf.4.1.46-55.

Winarto F and Werdiharini AE. Hubungan konsumsi junk food dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada mahasiswa di Politeknik Negeri Jember. Harena J. Gizi, 2023; 4 (1): 1–9.

Aisyah M, Komalyna INT, and Setyobudi SI. Perbedaan pengetahuan, sikap, dan pola makan penderita hiperkolesterolemia dan non hiperkolesterolemia. Media Publ. Promosi Kesehat. Indones. 2022; 5(11): 1346–1354. doi: 10.56338/mppki.v5i11.2764.

Martin A, Santoso AH, Destra E, Alexandro C, Edbert J, Anthony L. Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengendalian risiko krdiovaskular dengan skrining kolesterol total dan HDL di Yayasan Baptis Cengkareng. Jurnal Abdimas Indonesia. 2025; 3(2): 14-21.

Blanchard A. Pengetahuan gizi dan sikap remaja dengan pola konsumsi makanan cepat saji selama Masa Study From Home (SFH). Soins Aides - Soignantes. 2021; 11(56): 26–27. doi: 10.1016/j.sasoi.2013.12.010.

Ariyana D and Asthiningsih NWW. Hubungan pengetahuan dengan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji (fast food) pada siswa-siswi kelas XI di SMA Negeri Samarinda. Borneo Student Res., 2021; 1(3): 1841–1846, 2021, [Online]. Available: https://dspace.umkt.ac.id//handle/463.2017/1586.

Azzahra IL., Muwakhidah, Hidayati L. Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi dan Jumlah Uang Saku dengan Frekuensi Konsumsi Fast Food pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan. 2025; 9(1), 8-16. doi.org/10.22487/ghidza.v9i1.2060.

Putri EBP, Setyowati A. Pengetahuan gizi dan sikap remaja dengan pola konsumsi makanan cepat saji selama masa Study From Home (SFH), Soins Aides - Soignantes. 2021; 11(56): 26–27. doi: 10.1016/j.sasoi.2013.12.010.

Amin Y, Haswita, Safitri RM. Hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan sosial terhadap perilaku konsumsi fast food pada siswa SMP ‘X’ dI Banyuwangi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida. 2025;12(01): 1–23.

Khatatbeh M, Mowani W, Altaany Z, Saad RA, Bourah ARA, Melhem O, Omari OA. Mediterranean fast food: a leading cause of hypercholesterolemia among University Students in Northern Jordan. Iran. J. Public Health, 2022; 51(4): 779–787, 2022, doi: 10.18502/ijph.v51i4.9238.

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles