Hubungan antara karakteristik ibu, tingkat pendapatan, dan ketahanan pangan keluarga dengan kejadian stunting pada balita
DOI:
https://doi.org/10.35842/ilgi.v8i2.497Keywords:
Food security, education, knowledge, income, stuntingAbstract
Latar Belakang: Stunting merupakan hambatan tumbuh kembang balita karena asupan gizi yang kurang terjadi secara terus menerus dan infeksi berkelanjutan sehingga perlu ditangani karena berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Dampak terjadinya stunting adalah menurunnya kemampuan intelektual yang membawa dampak terhadap kondisi belajar pada anak sehingga konsentrasinya menjadi terganggu. Beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian stunting diantaranya adalah karakteristik ibu (pendidikan dan pengetahuan), pendapatan, dan ketahanan pangan keluarga. Tujuan: Menganalisis hubungan antara karakteristik ibu, tingkat pendapatan, dan ketahanan pangan keluarga dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 balita dengan rentang usia 24–59 bulan menggunakan metode proportional random sampling yang dilakukan pada bulan Maret–Mei 2023. Variabel independen adalah ketahanan pangan, tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu, serta pendapatan keluarga sedangkan variabel dependen adalah kejadian stunting pada balita. Pengumpulan data menggunakan wawancara kuesioner pengetahuan, kuesioner US-HFSSM (United Stated-Household Food Security Survey Module), dan pengukuran tinggi badan balita. Analisis bivariat menggunakan Chi-Square. Hasil: Analisis statistik diperoleh nilai p ketahanan pangan (p=0,014), tingkat pendidikan ibu (p=0,033), tingkat pengetahuan ibu (p=0,001) serta pendapatan keluarga (p=0,021). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara ketahanan pangan, tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu serta pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Klabang Kabupaten Bondowoso.
References
Peraturan Presiden RI No 72 Tahun 2021. Percepatan penurunan stunting. 2021.
Kemenkes RI. Buletin stunting. Vol. 301, Kementerian Kesehatan RI. Jakarta; 2018.
Kementrian Kesehatan RI. Hasil utama riskesdas. 2018.
Pakpahan JP. Cegah stunting dengan pendekatan keluarga. In: Pertama. Yogyakarta; 2021. hal. 260.
Fentiana N, Ginting D, Zuhairiah Z. Ketahanan pangan rumah tangga balita 0-59 bulan di desa prioritas stunting. J Kesehat. 25 Juni 2019;12(1):24–9.
Wardani D, Wulandari M, Suharmanto. Hubungan faktor sosial ekonomi dan ketahanan pangan terhadap kejadian stunting pada balita. Relationship of social economic and food security factors on stunting incidence in children under five years. J Kesehat. 2020;10(2).
Kawulusan M, Walalangi RGM, Sineke J, Mokodompit RC. Pola asuh dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Bohabak 1. GIZIDO. 2019;11(2).
Apriani L. Hubungan karakteristik ibu, pelaksanaan keluarga sadar gizi (kadarzi) dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dengan kejadian stunting (studi kasus pada baduta 6-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pucang Sawit Kota Surakarta). J Kesehat Masy. 2018;
Sutarto, Azqinar tiara cornela, Himayani R, Wardoyo. Hubungan tingkat pendidikan ibu dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Way Urang Kabupaten Lampung Selatan. J Dunia Kesmas. 2020;9(2):256–63.
Al JP, Hasanuddin I, S S. Hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita umur 12-59 bulan. J Kesehat Panrita Husada. 2021;6(1):75–85.
Anggraini W, Amin M, Pratiwi BA, Febriawati H, Yanuarti R. Pengetahuan ibu, akses air bersih dan diare dengan stunting di Puskesmas Aturan Mumpo Bengkulu Tengah. J Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa. 2021;8(2):92–102.
Bappenas. Pedoman pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi di kabupaten/kota;(November):1–51. 2021
Utami WP, Najahah I, Sulianti A, Faiqah S. Kejadian stunting terhadap perkembangan anak usia 24 – 59 bulan. Bima Nurs J. 2021;3(1):66–74.
Ramdaniati SN, Nastiti D. Hubungan karakteristik balita, pengetahuan ibu dan sanitasi terhadap kejadian stunting pada balita di Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang. Hear J Kesehat Masy. 2019;7(2):47–54.
Asmin E, Djoko SW, Mainase J. Stunting dan indeks massa tubuh anak usia 0-5 tahun. J Ilm Kesehat Sandi Husada. 2022;11(1):19–24.
Afrida BR, Aryani NP. Hubungan stunting terhadap perkembangan motorik balita. J Ilm Univ Batanghari Jambi. 2022;22(1):459–63.
Aritonang EA, Margawati A, Fithra Dieny F. Analisis pengeluaran pangan, ketahanan pangan dan asupan zat gizi anak bawah dua tahun (baduta) sebagai faktor risiko stunting. J Nutr Coll. 2020;9:71–80.
Setyaningsih A, Hidayatillah SA, Ismawanti Z. Hubungan tingkat ketahanan pangan dengan kejadian beban gizi ganda di rumah tangga di Kota Surakarta. J Dunia Gizi. 2022;5(1):09–15.
Komalasari K, Supriati E, Sanjaya R, Ifayanti H. Faktor-faktor penyebab kejadian stunting pada balita. Maj Kesehat Indones. 2020;1(2):51–6.
Sari SD, Zelharsandy VT. Hubungan pendapatan ekonomi keluarga dan tingkat pendidikan ibu terhadap kejadian stunting. J Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan. 2022;9(2):108–13.
Rokhmah D, Moelyaningrum A, Ningtyias F, Rohmawati N. Stunting. Pencegahan dan penanganan di bidang kesehatan mayarakat. In Inteligesia Media; 2021. hal. 146.
Amelia F, Savita R. Hubungan pekerjaan ibu, jenis kelamin, dan pemberian ASI eklusif terhadap kejadian stunting pada balita 6-59 bulan di Bangka Selatan. J Kesehat Poltekkes Kemenkes Ri Pangkalpinang. 2020;8(1):1–8.
Supariasa DN, Purwaningsih H. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di Kabupaten Malang. Karta Rahardja, J Pembang dan Inov. 2019;1(2):55–64.
Pamungkas CE, WD SM, Nurbaety B. Hamil usia muda dan stunting pada balita usia 12-59 bulan di Kabupaten Lombok Timur. J Kebidanan. 2021;10(2):141.
Lehan AV, Utami T asrianti, Ningsih P wirdani. Faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. J Keperawatan Silampari. 2023;6(2):961–72.
Sudarman S, Aswadi, Syamsul M, Gabut M. Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pannambungan Kota Makassar. 2021;1(1):1–15.
Adelina FA, Widajanti L, Nugraheni SA. Hubungan pengetahuan gizi ibu, tingkat konsumsi gizi, status ketahanan pangan keluarga dengan balita stunting (studi pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Duren Kabupaten Semarang). J Kesehat Masy. 2018;6:361–9.
Putri S marliani, Rokhaidah. Indikator sosial ekonomi dan ketahanan pangan keluarga di masa pandemi Covid-19 dengan kejadian stunting pada balita 6-24 bulan. J Keperawatan Widya Gantari Indones. 2021;7(1):68–78.
Raharja UMP, Waryana W, Sitasari A. Status ekonomi orang tua dan ketahanan pangan keluarga sebagai faktor risiko stunting pada balita di Desa Bejiharjo. Ilmu Gizi Indones. 2019;03(01):73–82.
Wado LLA, Sudargo T, Armawi A. Sosio demografi ketahanan pangan keluarga dalam hubungannya dengan kejadian stunting pada anak usia 1 – 5 tahun (studi di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kotamadya Semarang, Provinsi Jawa Tengah). J Ketahanan Nas. 2019;25(2):178–203.
Verawati B, Yanto N, Afrinis N. Hubungan asupan protein dan kerawanan pangan dengan kejadian stunting pada balita di masa pendemi Covid 19. PREPOTIF J Kesehat Masy. 2021;5(1):415–23.
Septriana, Gunawan D. Ketahanan pangan tingkat rumah tangga, asupan protein dan kejadian stunting pada anak balita di Desa Planjan Kecamatan Saptosari Gunung Kidul. J Med Respati. 2019;14:63–8.
Nurmalasari Y, Anggunan, Febriany TW. Hubungan tingkat pendidikan ibu dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan. J Kebidanan Malahayati. 2020;6(2):205–11.
Lemaking VB, Manimalai M, Djogo HMA. Hubungan pekerjaan ayah, pendidikan ibu, pola asuh, dan jumlah anggota keluarga dengan kejadian stunting pada balita di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Ilmu Gizi Indones. 2022;5(2):123–32.
Maymita E, Putri NW. Determinan pengaruh tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting bayi usia 6-24 bulan. J Hum Care. 2019;4(3):173–7.
Salsabila S, Dewi Noviyanti R, Pertiwi D, Kusudaryati D. Hubungan tingkat pendidikan ibu dan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita usia 12-36 bulan di wilayah Puskesmas Sangkrah. PROFESI (Profesional Islam Media Publ Penelit. 2022;19(2):143–51.
Najah S, Darmawi D. Hubungan faktor ibu dengan kejadian stunting di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. J Biol Educ. 2022;10(2):45–55.
Brahmana NB, Manalu VS, Nababan D, Sinaga TR, Tarigan FL. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Marbun Tonga Marbun Dolok Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2021. J Healthc Technol Med. 2021;7(2):1674–90.
Rahmandiani RD, Astuti S, Susanti AI, Handayani DS, Didah. Hubungan pengetahuan ibu balita tentang stunting dengan karakteristik ibu dan sumber informasi di Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Jsk. 2019;5(2):74–80.
Paramita LDA, Devi NLPS, Nurhesti POY. Hubungan pengetahuan dan sikap ibu mengenai stunting. Community Publ Nurs. 2021;9:323–31.
Girsang VI, Telaumbanua VA, Harianaja ES, Purba E. Determinan stunting di wilayah kerja Puskesmas Sawo Nias Utara. J Heal Reprod. 2022;7(2):48–57.
Harikatang MR, Mardiyono MM, Babo MKB, Kartika L, Tahapary PA. Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian balita stunting di satu kelurahan di Tangerang. J Mutiara Ners. 2020;3(2):76–88.
Agustin L, Rahmawati D. Hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting. Maret 2021 Indones J Midwifery [Internet]. 2021;4(1).
Indriani D, Retnoningrum AD, Retnoningsih T. Pengaruh panjang badan lahir, ASI eksklusif, jumlah dan pendapatan keluarga terhadap resiko kejadian stunting pada balita. J Bidan Pint. 2021;2(1):176–85.
Handayani R, Qamariah N, Munandar H, Studi P, Farmasi D-I, Kesehatan I, et al. Analysis of the effect mother’s education level and exclusive breastfeeding on the event of stunting in children in Province of Central Kalimantan.
Langi GKL, Harikedua VT, Purba RB, Janeke I, Pelanginang. Asupan zat gizi dan tingkat pendapatan keluarga terhadap kejadian stunting pada anak usia 3-5 tahun. Gizido. 2019;11(2):51–4.
Juwita S, Andayani H, Bakhtiar B, Sofia S, Anidar A. Hubungan jumlah pendapatan keluarga dan kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian stunting pada balita di Kabupaten Pidie. J Kedokt Nanggroe Med. 2019;2(4):1–10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ilmu Gizi Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


