Pengaruh pemberian jus jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) terhadap kadar malondialdehid pada atlet sepak bola

Juliana Juliana, Yuni Afriani, Inayah Inayah

Abstract


Latar Belakang: Performa atlet merupakan salah satu penentu dalam pencapaian prestasi yang dapat dilihat dari tingkat kebugaran jasmani. Latihan fisik secara teratur memberikan banyak manfaat, tetapi latihan fisik berat dapat memberikan pengaruh  negatif  pada  peningkatan  radikal bebas sehingga menyebabkan  terjadinya stres oksidatif yang berdampak pada performa atlet. Jamur tiram putih (Pluerotus ostreatus) adalah salah satu bahan makanan yang mengandung berbagai macam zat gizi dan antioksidan yang dapat memperbaiki stres oksidatif dan mendukung performa atlet sepak bola. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) terhadap kadar malondialdehid (MDA) pada atlet sepak bola. Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan rancangan pre-posttest without control group. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2017–April 2018 di Lapangan Tamantirta, Klub Guntur FC, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Subjek penelitian adalah delapan atlet sepak bola dari Klub Guntur FC yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Subjek dipilih melalui purposive sampling. Pemberian 300 ml jus jamur tiram putih dilakukan selama 14 hari, atlet diukur kadar MDA sebelum dan sesudah intervensi. Pengukuran kadar MDA dilakukan dengan metode asam thiobarbiturat (TBA). Analisis data menggunakan software statistik dengan Paired T-test. Hasil: Hasil pengukuran kadar MDA pada atlet sepak bola sebelum pemberian jus jamur tiram putih dan setelah pemberian jus jamur tiram putih adalah 5,981±3,150 μmol/l dan 4,019±2,179 μmol/l. Tidak ada perbedaan signifikan pada kadar MDA atlet sepak bola antara sebelum dan sesudah pemberian jus jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) (p>0,05). Kesimpulan: Konsumsi jus jamur tiram putih tidak berpengaruh terhadap kadar MDA atlet sepak bola.

Keywords


jamur tiram putih; radikal bebas; malondialdehid; atlet sepak bola

Full Text:

PDF

References


Depkes RI. Panduan kesehatan olahraga bagi petugas kesehatan. Jakarta: Direktorat Bina Gizi Masyarakat; 2002.

Irawan MA. Cairan, karbohidrat & performa sepakbola. Journal of Sport Science Brief. 2007;5(3):345-47.

Ciptadi ZD. Status kebugaran jasmani dan keterampilan bermain sepakbola siswa SSB Gama usia 13–14 tahun [skripsi]. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta; 2013.

Stolen, Tomas, Karim C, Carlo C, dan Ulrik W. Physiology of soccer an update. Internasional Journal of Sports. 2005;35(6):501-36.

Zulfachri. Pengaruh tocopherol terhadap kadar testosteron jumlah sperma dan berat mencit dewasa yang mendapatkan latihan fisik maksimal [skripsi]. Surabaya: Universitas Airlangga; 2011.

Chevion S, Moran DS, Heled Y, Shani Y, Regev, G, Abbou B, Berenshtein E, Stadtman ER, Epstein Y. Plasma antioxidant status and cell injury after severe physical exercise. Journal of Sport. 2003;5(3):345-47.

Lieberman M dan Marks A. Mark’s basic medical biochemistry. International Journal of Biochemistry. 2009;2(3):34-37.

Kartika. Profil kimiawi dari formulasi ekstrak meniran, kunyit, dan temulawak berdasarkan aktivitas antioksidan terbaik [skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor; 2010.

Power SK dan Jackson MJ. Exercise-induced oxidative stress: cellular mechanisms and impact on muscle force production. Internasional Journal of Physiology. 2008;88(4):1243-76.

Taylor AG dan Vincent HK. Biomarkers and potential mechanisms of obesity-induced oxidant stress in humans. International Journal of Obesity. 2006;30(3):400-18.

Winarsi H. Antioksidan alami dan radikal bebas. Yogyakarta: Kanisius; 2007.

Souza, Tacito Pessoa de, Paula Roberto de Oliveira, Benedito P. Physical exercise and oxidative stress effect of intense physical exercise on the urinary chemiluminescence and plasmatic malondialdehyde. Internasional Journal of Sports. 2005;11(1).

Shofia V, Aulanni’am, Mahdi, C. Studi pemberian ekstrak rumput laut coklat (Sargassum prismaticum) terhadap kadar malondialdehid dan gambaran histologi jaringan ginjal pada tikus (Rattus norvegicus) diabetes melitus tipe 1. Student Journal. 2013;1:119-25.

Valado, Ana, Leonel P, Paula CT, Carlos FR. Effect of the intense anaerobic exercise on nitric oxide and malondialdehyde in studies of oxidative stress. International Journal Of Biology And Biomedical Engineering. 2007;1(1).

Gutteridge, John MC, Halliwell B. Free radicals and antioxidants in the years oxygen chemistry laboratory. American Journal of Community Psychology. 2000;899:136-47.

García-Lafuente A, Moro C, Villares A, Guillamón E, Rostagno MA, D'Arrigo M, Martínez JA. Mushrooms as a source of anti-inflammatory agents. American Journal of Community Psychology. 2011;48(1-2):125-41.

Jayakumar T, Thomas PA, Geraldine P. In-vitro antioxidant activities of an ethanolic extract of the oyster mushroom Pleurotus ostreatus. International Food Research Journal. 2009;10:228–34.

Rahimah SB, Sastramihardja HS, Sitorus TD. Efek antioksidan jamur tiram putih pada kadar malondialdehid dan kepadatan permukaan sel paru tikus yang terpapar asap rokok. Jurnal MKB. 2010; 42.

Christine E dan Clay WD. Nutritional and health benefits of citrus fruits. Journal of Sport Science Brief.1999; 7(3): 345-47.

Nazarina, Christijani R, Sari YD. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar malondialdehyde plasma pada penyandang diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2013; 9(3):139-46.

Ermita I. Nutrisi pada olahragawan. Medika Indonesia; 2004.

Irianto DP. Panduan gizi lengkap keluarga dan olahragawan. Yogyakarta: Andi Offset; 2007.

Ketaren S. Minyak dan lemak pangan. Jakarta: Universitas Indonesia; 2008.

Afriani Y, Puspaningtyas DE, Mahfida SL. Kushartanti W, Farmawanti A. Quality of sleep affects the level of anxienty and performance of football athletes. Iranian Journal of Public Health. 2015;44(7):1023.

Khanna GL dan Manna I. Supplementary effect of carbohydrate-electrolyte drink on sports performance, lactate removal & cardiovascular response of athletes. Indian J Med Res. 2005;121:665-9.

Khotimah S. Pengaruh pemberian ekstrak jinten hitam (Nigella sativa) terhadap kadar GSH paru dan hepar tikus wistar yang dipapar asap rokok. JBP. 2006 ;8(2):55-60.

Lugasi A, Hovari J, Sagi KV, Biro L. The role antioxidant phytonutriens in the prevention of diasease. European Food Resourse Technological. 2003.

Wahyudi VA. Isolasi, karakterisasi, identifikasi, dan uji aktivitas antioksidan fraksi n-heksana-etil asetat jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) [skripsi]. Malang:Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam; 2012.

Gariballa S, Afandi B, Haltem MA, Yassin J, Habib H, Ibrahim W. Oxidative damage and inflammation in obese diabetic emirati subjects supplemented with antioxidants and B-vitamins: a randomized placebo-controlled trail. Nutrition & Metabolism. 2013;10(21):1-7.

Puspaningtyas DE, Sudargo T, Farmawati A. Maltodextrin and vitamin C combination drink is effective to reduce malondialdehyde. Pakistan Journal of Nutrition. 2015;14(4):214-7


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 ILGI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Ilmu Gizi Indonesia indexed and listed by: 

Google Scholar Google Scholar   IPI



Ilmu Gizi Indonesia ISSN  2580-491X   (Media Cetak) dan ISSN  2598-7844   (Media Online)

Alamat: 

Ilmu Gizi Indonesia

Jalan Raya Tajem KM 1.5 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281

Telp. (0274) 4437888

Fax. (0274) 4437999

No Hp. 08567865856 / 08562906787

email: redaksiilgi@gmail.com

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats ILGI