Konsumsi pangan dan bioavailabilitas zat besi berhubungan dengan status anemia remaja putri di Jakarta Timur

Yulia Warda, Adhila Fayasari

Abstract


Latar Belakang: Angka anemia pada wanita usia subur di DKI Jakarta masih tinggi. Anemia pada remaja dapat mengakibatkan dampak yang negatif pada kondisi remaja antara lain, penurunan konsentrasi belajar, perkembangan motorik dan mental, serta penurunan kesehatan reproduksi. Anemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya status gizi, lama masa haid, konsumsi zat besi dan protein, malabsorpsi zat besi, dan penyakit infeksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsumsi pangan, dan bioavailabilitas zat besi dengan status anemia pada siswi di SMPN 91 Jakarta Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional pada 125 siswi di SMPN 91 Jakarta dengan teknik stratified random sampling. Status anemia ditentukan dengan pengukuran menggunakan Hb meter, status gizi diukur menggunakan timbangan digital dan microtoise, data konsumsi pangan menggunakan food record selama 2 hari, pengetahuan dan karakteristik diperoleh dari pengisian kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Chi Square dan Spearman Correlation. Analisis multivariat menggunakan analisis regresi logistik. Hasil: Anemia remaja putri sebesar 25,6%. Terdapat hubungan antara pendapatan orang tua (p=0,011), siklus menstruasi (p=0,026), konsumsi zat besi (p=0,000), konsumsi protein (p=0,002), konsumsi enhancer (p=0,000), konsumsi inhibitor (p=0,000), dan bioavailabilitas zat besi (p=0,000) dengan status anemia. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa konsumsi zat besi adalah variabel yang paling berpengaruh dengan kejadian anemia pada remaja putri (OR=15,812). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara konsumsi pangan dan bioavailabilitas zat besi dengan status anemia remaja putri.


Keywords


anemia; konsumsi zat besi; konsumsi protein; bioavailabilitas besi; remaja putri

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kesehatan RI. Riset kesehatan dasar (Riskesdas). Jakarta:Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI;2018.

Kementerian Kesehatan RI. Riset kesehatan dasar (Riskesdas). Jakarta:Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI;2013.

Kementerian Kesehatan RI. Riset kesehatan dasar (Riskesdas). Jakarta:Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI;2007.

Ani LS. Anemia defisiensi besi. Jakarta:Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2016.

Dumilah PRA & Sumarni S. Hubungan kejadian anemia dengan prestasi belajar siswi di SMP Unggulan Bina Insani.Amerta Nutrition.2017;1(4):331-340.

Rahmawati. Analisis faktor penyebab anemia gizi besi pada remaja putri di SMAN 2 Kota Bandar Lampung tahun 2011.Skripsi. Depok:Universitas Indonesia;2011.

Utami BN, Surjani, Mardiyaningsih E.Hubungan pola makan dan pola menstruasi dengan kejadian anemia remaja putri.Jurnal Keperawatan Soedirman.2015;10(2):67-75.

Listiana A. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia gizi besi pada remaja putri di SMKN 1 Terbanggi Lampung Tengah.Jurnal Kesehatan.2016;Volume VII(3);455-469.

Dieny FF. Permasalahan gizi pada remaja.Yogyakarta:Graha Ilmu;2014.

Kalsum U & Halim R. Kebiasaan sarapan pagi berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja di SMA Negeri 8 Muaro Jambi.Jurnal Penelitian Universitas Jambi Seri Sains.2016;18(1):9-19.

Abbaspor N, Hurrel R, Kelishadi R.Review on iron and its importance for human health. J Res Med Sci. 2014;19(2):164-174.

Kementerian Kesehatan RI. Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan Wanita Usia Subur (WUS).Jakarta:Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI;2016.

Briawan D. Anemia masalah gizi pada remaja.Jakarta:Penerbit Buku Kedokteran EGC;2013.

Schonfeldt HC, Pretorius B, Hall N.Bioavailability of nutrients. Encyclopedia of Food an Health.2016;401-406.

Masthalina H, Laraeni Y, Dahlia YP. Pola konsumsi (faktor inhibitor dan enhancer Fe) terhadap status anemia remaja putri.Jurnal Kesehatan Masyarakat.2015;11(1):80-86.

Junengsih J & Yuliasari Y. Hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMU 98 di Jakarta Timur.Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan.2017;5(1):55-65.

Tania LE. Hubungan asupan zat besi,protein dan vitamin C dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Yamas Jakarta Timur tahun 2018.Skripsi.Program Studi Gizi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binawan;2018.

Marina, Indriasari R, Jafar N. Konsumsi tanin dan fitat sebagai determinan penyebab anemia pada remaja putri di SMA Negeri 10 Makasar.Jurnal MKMI.2015;50-8.

Kementerian Kesehatan. Standar antropometri status gizi anak.Jakarta:Kementerian Kesehatan;2010.

Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 28 tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia.Jakarta:Kementerian Kesehatan;2019.

Du S, Zhai F, Wang Y, Popkin BM.Current methods for estimating dietary iron bioavailability do not work in China.America Society for Nutritional Science.1990;130:193-198.

Basith A, Agustina R & Diani N.Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri.Dunia Keperawatan 2017;5(1):1-10.

Dwihestie LK. Tingkat pendidikan ibu dan tingkat pendapatan orang tua tidak berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Keperawatan Intan Husada.2018;6(2):28-38.

Wiknjosastro H. Ilmu kebidanan.Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo;2009.

Widyarini D. Hubungan antara lamamenstruasi dengan kejadian anemia pada mahasiswa Diploma III Kebidanan Universitas Sebelas Maret Surakarta.Skripsi.Surakarta:Universitas Sebelas Maret;2014.

Sari RY. Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan Sleman Yogyakarta.Skripsi.Yogyakarta:Universitas Aisyiyah.Yogyakarta;2017.

Paputungan SR, Kapantouw NH, Rattu AJM. Hubungan antara asupan zat besi dan protein dengan kejadian anemia pada siswi kelas VIII dan IX Di SMP N 8 Manado.PHARMACON.2016;5(1):348–354.

Ferawati. Hubungan pola konsumsi pangan inhibitor dan enhancer Fe,bioavailabilitas Fe, status gizi dengan status anemia mahasiswi IPB.Skripsi.Bogor:Institut Pertanian Bogor;2016.

Almatsier S. Prinsip dasar ilmu gizi : Gizi Dalam Daur Kehidupan.Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama;2013.

Luthfiana F. Hubungan pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet besi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Negeri 24 Tangerang tahun 2019.Skripsi.Jakarta:Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta;2019.

Lestari P, Widardo, Mulyani, S.Pengetahuan berhubungan dengan konsumsi tablet Fe saat menstruasi pada remaja putri di SMAN 2 Banguntapan Bantul.JNKI.2015;3(3):145-149.

Yudina MK, Fayasari A. Evaluation if iron tablet supplementation program of female adolescent in East Jakarta.Jurnal Ilmiah Kesehatan.2020;2(3):147-158.

Dieniyah P, Sari MM, Avianti I.Hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Analisis Kimia Nusa Bangsa Kota Bogor Tahun 2018. PROMOTOR. 2019;2(2):151–158.

Ems T, St Lucia K, Huecker MR.Biochemistry, iron absorption.[Internet].2020[diakses pada 3 Januari 2021] dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK448204/.

Batty S. Hubungan antara bioavailabilitas intake zat besi dengan status anemia remaja di Yogyakarta dan Padang.Skripsi.Bogor:Institut Pertanian Bogor;2014.

Hurrel R, Egli I. Iron bioavailability and dietary reference values.Am J Clin Nutr.2010;91(5):1461S-1467S.

Fitri YP, Briawan D, Tanziha I, Madanijah S. Tingkat kecukupan dan bioavailabilitas asupan zat besi pada ibu hamil di kota Tangerang.Jurnal MKMI.2016; 12(3).

Sirajuddin S & Masni. Kejadian anemia pada siswa sekolah dasar. Kesmas:National Public Health Journal. 2015;9(3):264-269.

Akib A, Sumarmi S. Kebiasaan makan remaja putri yang berhubungan dengan anemia: kajian positive deviance. Amerta Nutrition.2017;1(2):105-116.




DOI: https://doi.org/10.35842/ilgi.v4i2.198

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Ilmu Gizi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

lmu Gizi Indonesia indexed and listed by: 

Google Scholar Google Scholar    

     

Ilmu Gizi Indonesia ISSN  2580-491X   (Media Cetak) dan ISSN  2598-7844   (Media Online)

Alamat: 

Ilmu Gizi Indonesia

Jalan Raya Tajem KM 1.5 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281

Telp. (0274) 4437888

Fax. (0274) 4437999

email: ilgi@respati.ac.id/ redaksiilgi@gmail.com

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats ILGI