Pemberian makanan tambahan olahan ikan untuk ibu hamil trimester III sebagai upaya menurunkan volume darah yang hilang selama persalinan di Kota Yogyakarta

Lastdes Cristiany Friday, Mohamad Hakimi, BJ. Istiti Kandarina

Abstract


Latar Belakang: Angka kejadian anemia di Kota Yogyakarta tahun 2011 adalah 25,9% sedangkan tahun 2012 adalah 24,33%. Salah satu dampak anemia adalah perdarahan saat persalinan. Penanggulangan anemia dapat berupa suplementasi tablet besi (Fe) dan pemberian makanan tambahan (PMT). Pemberian makanan tambahan pada ibu hamil diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ibu hamil sehingga ibu hamil tidak anemia, darah yang keluar selama persalinan tidak berlebihan dan perdarahan postpartum dapat dicegah. Tujuan: Mengkaji pemberian makanan tambahan berupa olahan ikan pada ibu hamil trimester tiga terhadap volume darah yang keluar selama persalinan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan non-equivalent control group design. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 88 (42 kelompok perlakuan dan 46 kelompok kontrol) ibu hamil trimester III yang terdata di Puskesmas Kota Yogyakarta. Kelompok perlakuan diberikan makanan tambahan setiap hari selama 30 hari. Pengukuran volume darah dilakukan menggunakan underpad pada saat responden melahirkan. Analisis data yaitu homogenitas, uji beda rata-rata dan uji regresi linear menggunakan software STATA. Hasil: Perbedaan rata-rata volume darah yang hilang selama persalinan pada kelompok perlakuan lebih rendah yaitu -47.2 ml dibandingkan kelompok kontrol (p=0,008, 95%CI: (-81.75)–(-12.70)). Berdasarkan analisis regresi linier ganda pemberian makanan tambahan apabila mempertimbangkan lingkar lengan atas (LILA) dapat mengurangi volume darah yang hilang selama persalinan sebesar 48,5 ml (p=0,003; R2=0,2382; 95%CI:16,9– 80,1). Kesimpulan: Pemberian makanan tambahan pada ibu hamil trimester III bermakna secara statistik dapat mengurangi volume darah yang hilang selama persalinan.


Keywords


ibu hamil; anemia; PMT; volume darah yang hilang; perdarahan postpartum

Full Text:

PDF

References


Scholl T. Maternal Iron Status: Relation to Fetal Growth, Length of Gestation and The Neonate’s Iron Endowment. Nutr Rev. 2012;69(1):1-12.

Dinas Kesehatan Yogyakarta. Profil Kesehatan Provinsi D.I.Yogyakarta Tahun 2011. Yogyakarta: Dinas Kesehatan Yogyakarta; 2012.

Arisman. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Palupi W, editor. Jakarta: EGC; 2004.

Alan H, N L. Curren Obstretric & Gynecologic Diagnosis & Tretment. 9th ed: The McGraw-Hill Companies, Inc; 2003.

Direktorat Bina Gizi Masyarakat. Pedoman Gizi Ibu Hamil dan Pengembangan Makanan Tambahan Ibu Hamil Berbasis Pangan Lokal. In: Indonesia KKR, editor. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2010.

Campbell D, Stanley J. Experimental and Quasi -Experimental Design For Researc. Boston: Houghton Mifflin Company; 1966.

Lemeshow L, Hosmer D, Klar J, Lwangga S. Besar Sampel Dalam Penelitian Kesehatan. Pramono, editor. Yogyakarta:: UGM Pres; 1997.

Patel A, Goudar S, Geller S, Kodkany B, Edlavitch S, Wagh K. Drape estimation vs. visual assessment for estimating postpartum hemorrhage. Int J Gynaecol Obstet. 2006;93(3):220–4.

Sastroasmoro S, Ismael S. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Sagung Seto; 2008.

Murray R, Granner D, Mayes P, Rodwell V. Biokimia Harper 25th ed. Jakarta: EGC; 2003.

Des Jarlais DC, Lyles C, Crepaz N. Des Jarlais Et Al. Respond. Am J Public Health. 2004;94(9):1474-5.

Bencaiova G, Burkhardt T, Breymann C. Anemia prevalence and risk factors in pregnancy. Eur J Intern Med. 2012;23 (6):529–33.

Nwizu E, Lilyasu Z, Ibrahim S, Galadanci H. Socio-demographic and maternal factors in anaemia in pregnancy at booking in Kano, northern Nigeria. Afr J Reprod Heal. 2011;15(4).

Kapur D, Sharma S, Agarwal K. Effectiveness of Nutrition Education, Iron Supplementation or Both on Iron Status in Children. Indian Pediatr. 2003;40(12):1131–44.

Smith K, Campbell C. Physical Activity during Pregnancy : Impact of Applying Different Physical Activity Guidelines; 2013.

Balarajan Y, Ramakrishnan U, Ozaltin E, Shankar A, Subramanian SV. Anaemia in low-income and middle-income countries. Elsevier 2011;378(9809):2123–35.

Depkes RI. Buku Pedoman Pengenalan Tanda Bahaya Pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembangunan Masyarakat Desa; 2000.

Olson C. Food insecurity and maternal health during pregnancy. J Am Diet Assoc 2010;110(5):690-1.

McCarthy J. The conceptual framework of the PMM Network. Int J Gynaecol Obstet 1997;59 (2):15–21.

Uche-Nwachi E, Odekunle A, Jacinto S, Burnett M, Clapperton M, David Y. Anaemia in pregnancy: associations with parity, abortions and child spacing in primary healthcare clinic attendees in Trinidad and Tobago. Afr Health Sci. 2010;10(1):66–70.

Afriyanti D. Hubungan Konsumsi Tablet Fe Dan Pemeriksaan Hemoglobin Terhadap Perdarahan Persalinan. J Ilm Kebidanan. 2012;3(1):1–15.

Ohkuchi A, Onagawa T, U R, Kolke T, Hiratsuka M. Effect of maternal age on blood loss during parturition: a retrospective multivariate analysis of 10,053 cases. Journal of Perinatal Medicin. 2003:209.

Roslyana S, Widad S, Siswosudarmo R. Risk Factors Early Postpartum Haemorrhage At Sukadana Hospital, District East Lampung. Universitas Gadjah Mada; 2011:1-8.

Supriyanti, Doeljachman, Susilowati. Faktor Sosio-Demografik dan Perilaku Ibu Hamil dalam Perawatan Antenatal Sebagai Risiko Kejadian Distokia di RSUP DR. Sardjito, Yogyakarta. Ber Kedokt Masy. 1999;8(2):65–9.

Biguzzi E, Franchi F, Ambrogi F, Ibrahim B, Bucciarelli P, Acaia B. Risk Factors for Postpartum Hemorrhage in a Cohort of 6011 Italian Women. Thromb Res [Internet] Elsevier Ltd. 2012;129(4):1–7.

Kavle JA, Stoltzfus R, Witter F, Tielsch J, Khalfan S, Caulfield L. Association between anaemia during pregnancy and blood loss at and after delivery among women with vaginal births in Pemba Island, Zanzibar, Tanzania. J Health Popul Nutr 2008;26(2):232–40.

American Dietetic Association. Position of the American Dietetic Association and Dietitians of Canada: nutrition and women’s health. Journal of the American Dietetic Association; 2004:984–1001.

Williamson C. Nutrition in pregnancy. Nutrition Bulletin. 2006;31(1):28-59.

Hartini T, Padmawati R, Lindholm L, Surjono A, Winkvist A. The importance of eating rice: changing food habits among pregnant Indonesian women during the economic crisis. Soc Sci Med 2005;61(1):199–210.

Buckland S, Homer C. Estimating blood loss after birth: using simulated clinical examples. Women and birth : journal of the Australian College of Midwives. 2007;20(2):85-8.

Thomson C, Stanaway J, Neuhouser M, Snetselaar L, Stefanick M, Arendell L, et al. Nutrient intake and anemia risk in the women’s health initiative observational study. Journal of the American Dietetic Association. 2011;111(4):532-41.




DOI: https://doi.org/10.35842/ilgi.v4i1.171

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Ilmu Gizi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

lmu Gizi Indonesia indexed and listed by: 

Google Scholar Google Scholar    

     

Ilmu Gizi Indonesia ISSN  2580-491X   (Media Cetak) dan ISSN  2598-7844   (Media Online)

Alamat: 

Ilmu Gizi Indonesia

Jalan Raya Tajem KM 1.5 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281

Telp. (0274) 4437888

Fax. (0274) 4437999

email: ilgi@respati.ac.id/ redaksiilgi@gmail.com

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats ILGI