Faktor risiko pada penderita hipertensi di Kelurahan Salatiga, Kota Salatiga

Rosiana Eva Rayanti, R.L.N.K. Retno Triandhini, Lydia Limin

Abstract


Latar Belakang: Hipertensi adalah peningkatan tekanan dalam darah melebih batas normal yaitu 120/80 mmHg. Faktor risiko hipertensi yaitu faktor yang tidak dapat diubah seperti keturunan, usia, dan jenis kelamin, sedangkan faktor yang dapat diubah adalah pola makan dan aktivitas fisik. Tujuan: Mengetahui Indeks Massa Tubuh (IMT), aktivitas fisik, pola makan, Lingkar Pinggang Panggul (PiPa) terhadap tekanan darah (TD) di Puskesmas Sidorejo Lor, Kelurahan Salatiga. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross‐sectional pada 103 responden yaitu 32 orang laki-laki dan 71 orang perempuan. Kriteria responden usia >40 tahun, terdaftar pasien rawat jalan di Puskesmas Sidorejo Lor dengan diagnosis hipertensi. Instrumen penelitian berupa form data profil responden, alat ukur antropometri, pengukur tekanan darah, Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ). Analisis data menggunakan uji Pearson Correlation. Hasil: Terdapat hubungan antara TD sistolik dengan IMT (p=0,002; r=0,346) dan TD diastolik dengan IMT (p=0,004; r=0,313) pada wanita. Namun, tidak ada hubungan antara TD sistolik dengan aktivitas fisik (p=0,065) dan TD diastolik dengan aktivitas fisik (p=0,089). Hasil uji korelasi pada laki-laki menunjukkan terdapat hubungan antara TD diastolik dengan IMT (p=0,047; r=-0,302). Namun, tidak ada hubungan antara TD sistolik dengan IMT (p=0,082), TD sistolik dengan aktivitas fisik (p=0,430), dan TD diastolik dengan aktivitas fisik (p=0,328). Kesimpulan: Ada hubungan antara tekanan darah diastolik dengan IMT, dan tidak terdapat hubungan tekanan darah dan aktivitas fisik.


Keywords


aktivitas fisik; antropometri; pola makan; hipertensi

Full Text:

PDF

References


Balitbang Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI; 2007.

Balitbang Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI; 2018.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015. Semarang. Jateng Gayeng; 2015.

Dinas Kesehatan Kota Salatiga. Profil Kesehatan Kota Salatiga Tahun 2013. Kota Salatiga; 2014.

Dinas Kesehatan Kota Salatiga. Profil Kesehatan Kota Salatiga Tahun 2014. Kota Salatiga; 2015.

Herwati & Sartika, W. Terkontrolnya Tekanan Darah Penderita Hipertensi Berdasarkan Pola Diet Dan Kebiasaan Olahraga Dipadang Tahun 2011. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2014; 8(1),8-14.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia.The World Health Report 2009. http://www.litbang.depkes.go.id Akses 5 Februari 2012.

Rudianto, B. F. Menaklukan Hipertensi dan Diabetes. Yogyakarta. Sakkhasukma; 2013.

Vitahealth. Hipertensi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta; 2005.

Sase, F. A. Hubungan Durasi Aktivitas Fisik dan Asupan Natrium dengan Tekanan Darah pada Perempuan Menopause. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang; 2013.

Handayani, F., Yahya, G., Darmawan, S., & Fayasari, A. Pengaruh Pemberian Susu Kedelai Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Ilmu Gizi Indonesia, 2017; 1(1), 19-27.

Kusumastuty, I., Widyani, D., & Wahyuni, E. S. Asupan Protein dan Kalium Berhubungan dengan Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Rawat Jalan. Indonesian Journal of Human Nutrition, 2016; 3(1), 19-28.

Zuraida, M.A.N. Analisis Faktor Risiko Penyakit Hipertensi pada Masyarakat di Kecamatan Kemuning Kota Palembang Tahun. Palembang: Riset Pembinaan Tenaga Kemenkes RI 2012. Tidak Diterbitkan; 2012.

Fatmawati, I. Asupan gula sederhana sebagai faktor risiko obesitas pada siswasiswi sekolah menengah pertama di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Ilmu Gizi Indonesia, 2019; 2(2), 147-154.

Supariasa, dkk. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2002.

Anggara Dwi, F. H & Prayitno, N. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tekanan Darah di Puskesmas Telaga Murni Cikarang Barat. Jakarta: Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKES MH. Thamrin. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 2013; 5(1).

Amiruddin, A. M., Danes, R. V., Lintong. F. Analisa Hasil Pengukuran Tekanan Darah Antara Posisi Duduk Dan Posisi Berdiri Pada Mahasiswa Semester Vii (Tujuh) Ta. 2014/2015 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal e Biomedik (eBm), 2015; 3(1), 125-129.

World Health Organization, The World Health Report 2010. http://www.who.int./whr/2010/en/index.html Akses 18 Desember 2012.

Fatmah. Gizi Usia Lanjut. Jakarta. Erlangga; 2010.

Khasanah, N. Waspadai Beragam Penyakit Degeneratif Akibat Pola Makan. Yogyakarta: Laksana; 2012.

Agustina, R & Raharjo, B. Bambang. Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Usia Produktif (25-54 Tahun). Unnes Journal of Public Health, 2015; 4(4), 146-158.

Suryawan, F. Z. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Pada Remaja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 2019; 4(1), 136-149.

Sawitri, E. Pengaruh Tingkat Aktivitas Fisik Dan Indeks Massa Tubuh Terhadap Hipertensi Pada Lansia Di Posyandu Mekar Sari. Yogyakarta: UAD; 2017.




DOI: https://doi.org/10.35842/ilgi.v3i2.132

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Ilmu Gizi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

lmu Gizi Indonesia indexed and listed by: 

Google Scholar Google Scholar    

     

Ilmu Gizi Indonesia ISSN  2580-491X   (Media Cetak) dan ISSN  2598-7844   (Media Online)

Alamat: 

Ilmu Gizi Indonesia

Jalan Raya Tajem KM 1.5 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281

Telp. (0274) 4437888

Fax. (0274) 4437999

email: ilgi@respati.ac.id/ redaksiilgi@gmail.com

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats ILGI